Cara Budidaya Tanaman Porang Yang Bernilai Ekonomis Tinggi

Cara Budidaya Tanaman Porang

Pohon Porang

Syarat Tumbuh

Tanaman Porang mempunyai toleransi yang cukup tinggi dengan tempat teduh atau naungan. Tanaman Porang butuh pencahayaan maksimum sampai 40%. Tanaman Porang bisa tumbuh di daerah dengan ketinggian sekitar 0 - 700 mdpl, namun yang paling bagus adalah daerah yang memiliki ketinggian 100 - 600 mdpl. Tanaman Porang sangat menyukai tanah yang gembur, subur dan juga tidak tergenang oleh air dengan pH tanah sekitar 6 – 7.

Teknik Perkembangbiakan Porang

Perkembangbiakan tanaman Porang bisa dilakukan secara generatif dan juga vegetatif. Terdapat beberapa teknik yang bisa kamu gunakan untuk melakukan perkembangbiakan bibit porang yaitu:

Perkembangbiakan dengan Katak atau Bintil
Di dalam 1 kg katak atau bintil, berisi sekitar 100 katak atau bintil. Pada masa panen katak atau bintil dikumpulkan dan di simpan. Sampai akhirnya musim hujan tiba dan dapat langsung di tanam pada lahan yang sudah dipersiapkan.

Perkembangbiakan dengan Biji atau Buah
Dalam kurun waktu sekitar 4 tahun, tanaman porang akan berbunga dan kemudian akan menjadi buah. Di dalam 1 tongkol buah porang, dapat menghasilkan biji sampai sebanyak 250 biji yang nantinya bisa digunakan untuk bibit porang dengan cara di semai terlebih dahulu.

Perkembangbiakan dengan Umbi
Terdapat 2 jenis perkembangbiakan yang dilakukan dengan umbi yaitu dengan umbi kecil & umbi besar.
Umbi kecil diperoleh dengan melakukan pengurangan tanaman porang yang sudah terlalu rapat dan perlu dilakukan penjarangan. Tanaman hasil penjarangan dikumpulkan dan kemudian dijadikan sebagai bibit. Jika menggunakan umbi besar, bisa dilakukan dengan cara umbi besar yang sudah didapatkan, kemudian dibagi menjadi beberapa bagian dan selanjutnya ditanam pada lahan yang sudah disiapkan.

Cara Menanam Porang

Menanam porang yang paling bagus yaitu di bawah naungan pohon-pohon besar seperti pohon jati, pohoh sengon atau pohon besar yang lainnya. Dengan menerapkan sistem bercocok tanam tumpang sari tersebut maka, kamu akan lebih mudah melakukan perawatan tanaman porang.

Pemanenan Porang

Porang baru bisa dipanen setelah 3 tahun lamanya setelah tanam. Cara memanen porang yakni dengan cara mengambil umbi yang memiliki ukuran paling besar, sedangkan umbi yang memiliki ukuran kecil dibiarkan saja di lahan tanam supaya ketika musim hujan umbi tersebut bisa tumbuh kembali. Selanjutnya umbi yang telah dipanen, lalu dibersihkan dari tanah dan akar, umbi kemudian di potong dengan benar karena akan menentukan kualitas porang dan dijemur.