Jangan Sampai Salah, Inilah Cara Membersihkan Telinga Yang Benar!

Cara Membersihkan Telinga yang Benar

Membersihkan telinga

Serumen atau kotoran telinga adalah hasil produksi alami dari kelenjar minyak yang terdapat di liang telinga. Kotoran telinga ini sebenarnya berfungsi untuk melindungi telinga, seperti memerangkap debu, menghambat pertumbuhan kuman, serta menjaga agar air agar tidak masuk ke dalam telinga. Sebenarnya kotoran telinga tidak akan menyebabkan gangguan, apabila jumlahnya tidak berlebihan.

Apabila terlalu banyak, kotoran telinga bisa menyumbat telinga sehingga akan menyebabkan nyeri pada telinga dan juga gangguan pendengaran. Kondisi inilah yang dinamakan serumen prop, dan perlu diatasi. Tetapi jika salah dalam melakukannya, pembersihan telinga justru dapat mengakibatkan kotoran semakin terdorong masuk ke dalam telinga.

Berikut Tutorialsaya.com akan menjelaskan beberapa cara membersihkan telinga yang baik dan benar.



  • Sebaiknya kamu menghindari penggunaan ear candle atau lilin telinga. Hal itu karena lilin telinga sudah terbukti tidak efektif bahkan dapat berisiko menyebabkan cedera, misalnya terbakar atau tersumbatnya saluran telinga.
  • Kebanyakan orang menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga mereka. Padahal cotton bud atau benda padat lainnya yang dimasukkan ke dalam telinga justru akan mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam lagi, bahkan yang paling parah dapat menyebabkan luka pada telinga.
  • Sebaiknya kamu menggunakan obat tetes telinga yang banyak dijual bebas di apotek terdekat. Obat ini bisa melunakkan gumpalan, sehingga kotoran telinga dapat dengan mudah dikeluarkan. Kamu juga bisa menggunakan minyak bayi (baby oil) atau gliserin.
  • Setelah 2 sampai 3 hari setelah menggunakan pelunak kotoran telinga, kamu miringkan kepala, lalu teteskan air hangat ke dalam saluran telinga yang bermasalah. Setelah itu miringkan kepala ke sisi yang lain agar kotoran telinga dapat dikeluarkan. Kemudian keringkan air yang terdapat di saluran telinga, lap dengan menggunalan handuk secara lembut .
  • Kamu mungkin perlu mengulang proses ini beberapa kali sampai semua kotoran telinga keluar. Namun perlu kamu catat, jangan melakukam cara ini apabila telinga kamu infeksi atau kamu pernah menjalani operasi telinga. Metode ini juga memiliki risiko kotoran telinga yang telah melunak justru akan masuk lebih dalam ke saluran telinga. Oleh sebab itu, apabila kotoran telinga tidak berkurang, sebaiknya segera periksakan telinga kamu ke dokter.
  • Cara yang paling aman untuk membersihkan telinga adalah pergi ke dokter. Biasanya dokter bisa mengeluarkan kotoran telinga menggunakan alat khusus untuk membersihkan kotoran telinga atau menggunakan alat sedot (suction). Dan mungkin saja dokter akan merekomendasikan cara lain, seperti irigasi telinga, yakni pengaliran air bertekanan untuk mengeluarkan kotoran yang ada di dalam telinga.
  • Apabila penumpukan kotoran telinga terus terjadi, dokter dapat merekomendasikan cara membersihkan telinga dengan menggunakan obat-obatan, seperti peroksida karbamida yang pemakaiannya wajib sesuai anjuran dokter, karena bisa menyebabkan iritasi pada gendang telinga serta iritasi pada kulit di saluran telinga.