Tips Memilih Sayuran Yang Baik Dan Sehat Untuk Dikonsumsi

Sayuran bisa membantu tubuh mendapatkan sumber serat, nutrisi, dan vitamin yang baik bagi kesehatan. Akan tetapi, masih banyak sekali orang yang belum tahu bagaimana cara memilih sayuran yang baik dan benar. Apabila salah pilih, bukannya sehat yang didapat, tetapi malah penyakit yang datang. Oleh karena itu, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara untuk memilih sayuran yang masih bagus agar kamu dan orang-orang terdekatmu tetap sehat.

Warna yang masih terlihat segar

Cara memilih sayuran yang baik dan segar

Ciri utama dari sayuran yang baik untuk dikonsumsi adalah sayuran yang memiliki warna yang tidak kusam dan masih nampak segar. Ini berlaku untuk semua jenis sayuran, terutama sayuran daun-daunan seperti kangkung, bayam, seledri, kemangi, dan lain-lain kamu wajib memilih sayuran yang daunnya masih berwarna hijau dan cerah.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan apakah sayuran tersebut mempunyai bercak putih atau tidak. Karena hal itu bisa menandakan sisa-sisa pestisida yang telah mengering. Supaya sayuran yang kamu pilih terhindar dari kuman dan bakteri, kamu bisa merendamnya menggunakan air garam sekitar 10 menit. Kemudian bilas dengan menggunakan air mengalir. Dan apabila kamu ingin menyimpan sayuran berdaun supaya tetap segar tahan lama, cucilah sayuran menggunakan air dingin. Lalu keringkan menyeluruh, tempatkan pada kotak yang tertutup rapat, dan sayuran sudah siap disimpan di dalam kulkas.

Cek Tekstur untuk Memastikan

Cara memilih sayuran yang baik dan aman dikonsumsi

Membeli sayuran di pasar merupakan cara yang paling mudah untuk mendapatkan sayuran yang sehat. Petani kecil kebanyakan tidak menggunakan banyak pestisida pada tanaman yang mereka tanam karena harganya yang mahal.

Untuk memastikan kamu memilih sayuran yang baik dan aman dikonsumsi, jangan lupa untuk mengamati tekstur dan bentuk fisik dari sayuran tersebut. Untuk sayuran berdaun, tulang daun harus terlihat jelas, dan batang sayuran juga harus mudah untuk dipatahkan. Untuk umbi-umbian, pilihlah sayuran yang masih memiliki tekstur yang keras atau tidak gembur, tidak berlubang, dan tidak berair. Sedangkan untuk sayuran buah, seperti tomat, mentimun, dan lain-lain,  sebaiknya kamu memilih sayuran yang masih kencang atau tidak keriput, utuh, dan juga tidak berlubang.

Dimakan Ulat Bisa Jadi Ciri Sayur Sehat

Sayuran organik tanpa bahan kimia

Keberadaan ulat yang terdapat pada sayuran saat ini masih menjadi perdebatan. Di satu sisi, banyak yang meyakini bila daun sayuran yang berlubang karena dimakan ulat menandakan bila sayuran tersebut tidak terkontaminasi oleh pestisida berlebihan. Dan di sisi lain, penggunaan berbagai jenis pestisida dalam waktu yang cukup lama juga bisa membuat hama menjadi kebal.

Akan tetapi, terlepas dari perdebatan itu, ulat hanya akan memakan daun yang segar dan tidak mengandung banyak obat kimia.

Untuk sayuran berdaun, tidak masalah jika kamu memilih sayuran yang daunnya berlubang karena ulat. Asalkan daunnya tidak rusak di hampir keseluruhan permukaan daun. Nah, untuk sayuran buah, biji-bijian, dan juga umbi-umbian, kamu dilarang untuk memilih sayuran yang berlubang karena ulat. Hal ini dikarenakan bagian daging yang telah dimakan ulat dapat dengan mudah membusuk dan terkontaminasi bakteri serta kuman yang tidak baik untuk kesehatan bila dikonsumsi.

Apabila kamu tidak masalah dengan harga, kamu bisa memilih sayuran yang organik ataupun hidroponik. Sayuran organik sudah jelas tidak menggunakan bahan kimia dan terjamin aman. Sedangkan untuk sayuran hidroponik juga terjamin aman karena hampir tidak mungkin menggunakan pestisida.