Cara Merawat Ayam Jago Bangkok Aduan yang Perlu Kamu Ketahui


Tips merawat ayam jago bangkok aduan

Merawat ayam bangkok sebenarnya adalah hal yang cukup mudah, kamu hanya memerlukan keuletan saja ketika melakukannya. Berikut akan saya jelaskan beberapa cara untuk merawat ayam jago bangkok yang bak dan benar :

1. Pakan

Dalam hal merawat ayam jago, pakan merupakan hal yang paling penting. Pakan memiliki fungsi sebagai sumber energi yang dapat berdampak pada tingkah laku dan juga performa pada saat tarung pada ayam aduan.

Sebaiknya dalam memberi makan ayam jago harus disesuaikan dengan berat badan si ayam tersebut. Misalnya ayam dengan bobot 3-4 kg, maka setiap kali kamu memberi makan, pakan yang harus kamu berikan sekitar 200-300 gram.

Pakan untuk ayam bangkok aduan, biasanya ditambah lagi dengan jagung yang masih utuh dan digantung. Hal ini bertujuan untuk melatih paruh ayam agar lebih kuat.

Tak hanya itu, suplemen dan vitamin juga harus kamu berikan. Untuk pemberian vitamin dan suplemen yang baik adalah ketika malam hari. Karena ayam sedang berada dalam kondisi yang tenang, sehingga ayam dapat dengan mudah mencerna vitamin dan suplemen tersebut.

2. Memandikan

Agar penampilan ayam menjadi menarik, kamu perlu memandikannya setiap pagi. Bagi orang yang belum berpengalaman memelihara ayam bangkok, sering kali kstika memandikannya dilakukan dengan cara yang asal-asalan. Padahal hal tersebut dapat berpengaruh pada performanya ketika bertarung.

Waktu terbaik untuk memandikan ayam aduan yaitu sekitar jam 08:00 pagi asalkan cuaca sedang bagus alias tidak hujan. Cara memandikan ayam bangkok yang benar adalah dengan menggunakan air bersih dari sumur, tidak perlu menggunakan sabun, dan juga tidak perlu menggunakan air hangat karena air tersebut bisa merusak jaringan pertumbuhan pada bulu ayam.


  • Pegang ayam hingga tenang, lalu basuhlah kepalanya menggunakan busa yang telah kamu basahi.
  • Siram perlahan bagian leher sampai pangkal tengkuk.
  • Kemudian basuh bagian leher ayam sampai bagian ujung bawah menggunakan handuk kering, hal ini bertujuan agar kandungan bulu yang ada di leher tidak banyak mengandung air yang dapat merusak keindahan warnanya.
  • Bersihkan daerah sekitar kloaka, pastikan sampai benar-benar bersih karena daerah tersebut merupakan daerah yang banyak kotorannya.
  • Kemudian basuh bagian sayap, ketiak dan juga kaki dengan handuk kering sampai bersih.
  • Dan yang terakhir kamu bersihkan bagian dubur ayam.
  • Untuk bagian punggung ayam jangan terlalu sering dimandikan karena bulu-bulu yang ada pada punggung ayam mudah kusut jika terlalu sering terkena air.

3. Penjemuran

Setelah selesai dimandikan, maka yang harus kamu lakukan adalah penjemuran. Caranya yaitu dengan memasukkan ayam ke kurungan bulat yang sudah diberi alas pada bagian bawahnya agar ayam tidak guling-guling dan menjadi kotor lagi.

Penjemuran sebaiknya kamu lakukan sampai jam 10:00 pagi saja karena pada waktu tersebut sinar matahari mengandung vitamin D yang dapat membantu proses pertumbuhan tulang dan bulu pada ayam.

4. Latihan

Untuk ayam aduan, latihan sangat penting dilakukan agar bisa mendapatkan hasil yang bagus saat pertandingan. Biasanya ayam mulai dilatih dari usia 6-7 bulan, sedangkan pada usia 1-5 bulan pertama ayam hanya difokuskan untuk proses pertumbuhan badan.

Latihan fisik yang umum dilakukan yaitu dengan menjajal tarung setiap 3-5 hari sekali. Namun harus kamu ingat jalu dan paruh harus dibungkus agar ayam terhindar dari luka yang berlebihan. Hal tersebut juga dapat menambah ke kreatifan ayam dalam melakukan penyerangan.

Oh iya, ingatlah bahwa menyiksa ayam dengan cara mengadunya itu perbuatan yang tidak baik, maka jangan sekali-kali kamu mencobanya.